Apa Itu Plugin Ashira di MetaTrader? Fungsi Broker, Fakta Tersembunyi, dan Dampaknya bagi Trader

· Read in English

Pendahuluan

Banyak trader fokus pada indikator, EA, dan strategi entry–exit. Namun ada satu faktor penting yang sering luput dibahas: mekanisme eksekusi di sisi broker.

Salah satu sistem yang sering disebut di komunitas MetaTrader adalah plugin Ashira. Plugin ini tidak terlihat di platform trader, tetapi berjalan di server broker dan berperan besar dalam menentukan bagaimana order dieksekusi.

Artikel ini membahas:

  • Apa itu Ashira

  • Mengapa broker menggunakannya

  • Hal yang jarang disadari trader

  • Dampak nyata terhadap performa trading

Apa Itu Plugin Ashira?

Ashira adalah plugin manajemen eksekusi dan risiko yang berjalan di sisi server broker MetaTrader (MT4).

Plugin ini bukan EA, bukan indikator, dan tidak diinstal oleh trader. Ashira bekerja di belakang layar untuk membantu broker:

  • Mengatur cara order dieksekusi

  • Mengontrol kondisi eksekusi berdasarkan parameter tertentu

  • Mengelola risiko pada model dealing desk (B-Book)

Singkatnya: Ashira mempengaruhi bagaimana order kamu diperlakukan, bukan bagaimana kamu trading.

Tujuan Broker Menggunakan Ashira

Broker menggunakan Ashira terutama untuk risk management dan stabilitas sistem.

Beberapa tujuan utamanya:

  1. Mengendalikan risiko B-Book
    Pada model B-Book, broker menjadi lawan transaksi trader. Order yang terlalu cepat atau terlalu presisi bisa menjadi risiko langsung bagi broker.

  2. Mengatur eksekusi pada kondisi volatil
    Misalnya saat news, market open, atau lonjakan harga ekstrem.

  3. Menghadapi “toxic trading flow”
    Istilah ini mengacu pada pola trading seperti:

    • Scalping ultra-cepat

    • News trading latency

    • EA berfrekuensi tinggi

  4. Menjaga stabilitas likuiditas internal
    Terutama pada broker non-ECN murni.

Hal yang Jarang Diketahui Trader tentang Ashira

1. Perlakuan Bisa Berbeda Antar Akun

Eksekusi tidak selalu identik untuk semua akun. Parameter bisa berbeda berdasarkan:

  • Jenis akun

  • Simbol

  • Volume

  • Jam trading

2. Spread Bisa Diatur Secara Dinamis

Spread yang melebar tidak selalu murni karena pasar. Bisa ada rule internal yang aktif pada waktu tertentu.

3. Efeknya Tidak Selalu Terlihat Seketika

Tidak ada pesan “akun Anda dibatasi”. Dampaknya sering muncul perlahan:

  • Entry sedikit lebih buruk

  • Exit kurang presisi

  • Edge strategi semakin menipis

4. Backtest ≠ Real Execution

Backtest tidak mensimulasikan server-side plugin seperti Ashira. Inilah sebabnya strategi terlihat sempurna di backtest, tetapi melemah di real account.

Dampak Langsung bagi Trader

Trader yang terdampak biasanya merasakan:

  • Slippage negatif lebih sering

  • Delay eksekusi pada kondisi cepat

  • Spread melebar di jam tertentu

  • Penurunan performa EA scalping/news

Yang paling terdampak adalah strategi yang:

  • Mengandalkan kecepatan

  • Mengincar beberapa poin saja

  • Bergantung pada presisi tick

Dampak Jangka Panjang

  • Trader mulai merasa “strategi rusak”

  • Winrate turun tanpa perubahan setup

  • Trader salah menyalahkan EA atau indikator

  • Trust issue antara trader dan broker

Padahal sering kali masalahnya ada di layer eksekusi, bukan di sistem trading.

Cara Trader Menyikapi dengan Bijak

  • Ukur kualitas eksekusi, bukan hanya profit

  • Catat slippage dan spread per sesi

  • Uji strategi di lebih dari satu broker

  • Gunakan strategi yang tahan terhadap variasi eksekusi

  • Pilih broker dengan transparansi eksekusi yang jelas

Penutup

Plugin seperti Ashira bukan musuh trader, tetapi realitas industri trading modern. Broker dan trader memiliki kepentingan berbeda, dan sistem ini adalah bagian dari mekanisme pengelolaan risiko broker.

Trader yang memahami cara kerja eksekusi akan:

  • Lebih realistis

  • Lebih adaptif

  • Lebih konsisten jangka panjang

Faq Ashira

Apa itu plugin Ashira?
Ashira adalah plugin server-side di MetaTrader yang digunakan broker untuk mengatur eksekusi order dan manajemen risiko.

Apakah Ashira bisa dipasang oleh trader?
Tidak. Ashira berjalan di server broker dan tidak bisa diakses atau dikontrol oleh trader.

Apakah Ashira ilegal?
Tidak. Plugin ini merupakan bagian dari sistem internal broker dan legal digunakan sesuai regulasi broker masing-masing.

Apakah Ashira mempengaruhi hasil trading?
Ya, secara tidak langsung. Terutama melalui slippage, spread, dan kecepatan eksekusi.

Strategi apa yang paling terdampak?
Scalping cepat, news trading, dan EA berfrekuensi tinggi.

Bagaimana cara mengetahui akun terdampak?
Dengan membandingkan slippage, spread, dan performa di kondisi pasar yang sama atau di broker berbeda.

Apakah semua broker menggunakan Ashira?
Tidak. Setiap broker memiliki sistem dan plugin manajemen risiko yang berbeda.

Beri penilaian konten ini (sekali saja).

0 Komentar

    Tinggalkan Komentar